Sunday, February 15, 2009
Saya memang harus berani menghadapi hari esok. Saya justru harus menjadikan ini sebagai tonggak keberanian saya di hari-hari berikutnya.
Apalagi, saya memiliki Dewi, sang malaikat cinta. Tak ada lagi yang bisa melecut semangat saya kecuali dia. Tak ada lagi yang bisa menemani saya sedemikian hebat seperti dia.
Saya juga masih memiliki keyakinan pada Allah swt. Saya masih ingin beribadah kepadaNya. Saya masih ingin meningkatkan kualitas keimanan saya dan bertobat atas seluruh dosa besar saya.
Jadi saya memang harus berani, dan saya memang berani.
dhank Ari at 12:21 AM